Orang Tua Yang Ingin Mempunyai Anak

Assalamualaikum wr.wb.
teman - teman yang dirahmati Allah, hari ini kelas kita akan sedikit sharing mengenai kisah nenek - nenek yang sudah sangat tua dan menginginkan agar dapat hamil dan mempunyai anak.

Gambar di akses di
http://www.nabawitv.com/info_detail?i=NDA1&kisah-penuh-hikmah-%60nenek-si-pemungut-daun%60


kisah ini terjadi di zaman Nabi Musa As.

Ada seorang nenek - nenek pada zaman nabi musa, sudah menikah selama puluhan tahun tetapi belum dikarunia anak. Kemudian Ia datang menemui nabi Musa. " Ya Nabi Allah". " Ada apa nek?" Saya mau minta tolong?". " Saya sudah menikah sekian puluh tahun tapi belum dikarunia anak, sedangkan engkau bisa berbicara langsung dengan Allah". " Apa boleh saya minta tolong sampaikan kepada Allah, minta kepada Allah agar saya diberi satu orang anak saja." " Oh Baik nek".


Kemudian Nabi Musa berbicara kepada Allah. " Ya Allah, ada seorang nenek - nenek yang meminta seorang anak, satu saja, karena ia sudah menikah puluhan tahun tapi belum diberi anak" Kemudian Allah berkata " Ya Musa, bilang kepada nenek itu bahwa takdirnya ia tidak akan memiliki anak".

Berkatalah Nabi Musa " nek, ada apa?". "Sudah ada jawaban dari Allah?". "ia" dengan senang nenek tersebut mendengarkan". Nabi Musa Berkata? " Nenek yang sabar ya..? Kata Allah takdir nenek memang tidak punya anak". " Oh gitu, ya udah tidak apa - apa, Assalamualaikum,". Nenek pun pulang begitu saja.

Sepanjang jalan sampai dengan sampai dirumah nenek mengatakan " Ya Rahiim, ya Rahiim, memang takdir saya tidak akan punya anak, tetapi engkau Maha Rahiim. beri saya anak. Ya Rahiim." Terus saja meminta dengan bahasa yang lembut.

Besoknya nenek itu datang lagi menemui Nabi Musa " Assalamualaikum." " Waalaikumsalam". " Ada apa nek?" " sama seperti yang kemarin wahai Musa. " tolong mintakan hal yang sama seperti yang aku minta kemarin." Bukankah kemarin sudah diberi tahu bahwa takdir nenek tidak punya anak?" " Ya sudah, siapa tahu hari hari ini berubah, tolong mintakan kepada Allah agar saya di beri anak". " Nenek itu yakin banget kepada Allah. Karena tidak mau mengecewakan nenek itu, Nabi musa pun bertanya lagi kepada Allah. " Ya Allah, ini ada nenek yang kemarin," dan jawaban Allah masih sama, bahwa takdir nenek tidak punya anak.

Musa berkata " Nek, yang sabar ya, jawaban Allah sama seperti kemarin, bahwa nenek ditakdirkan tidak punya anak". " Oh, terima kasih Musa, Assalamualaikum". Sambil berjalan pulang nenek itu mengucapkan Ya Rahiim, ya Rahim. Terus saja menyebutkan Ya Rahiim.

Besoknya nenek datang lagi dan menanyakan hal yang sama. " Ya Musa coba tanyakan lagi kepada Allah permintaan saya kemarin. karena tidak ingin mengecewakan nenek Nabi musa pun bertanya lagi kepada Allah" Ya Allah, nenek yang kemarin datang lagi". Katakan ya Musa takdir nenek itu untuk tidak punya anak." Musa pun berkata kepada nenek" Nek Allah berkata takdir nenek tidak punya anak, nenek yang sabar. memang takdir nenek sudah seperti itu, sabar ya nek." " Oh begitu, ya udah tidak apa - apa. pulang lagi dan dan sepanjang jalan nenek berkata Ya Rahiim, Ya Rahiim,,

Besok nya kembali lagi kepada Musa dengan pertanyaan yang sama dan jawaban yang sama, terus saja seperti itu.

Setelah sekian lama nenek itu tidak datang lagi menghadap Nabi Musa. Beberapa bulan kemudian nenek itu datang lagi kepada musa. Nenek itu datang dengan menggendong seorang bayi. " Assalamualaikum ya Musa. " Waalaikumslm, apakah engkau nenek yang dulu yang sering datang kepadaku ?" Lalu siapa yang nenek gendong?" " Anak " jawab nenek. " Anak siapa?" " Anak saya"

Nabi Musa terkejut. kok bisa nenek punya anak? langsung Nabi Musa bertanya kepada Allah. " Ya Allah, bagaimana ceritanya nenek yang ditakdirkan tidak punya anak tiba - tiba bawa bayi.? Allah berkata " Ya Musa, setiap kali saya bilang dia tidak akan punya anak dia bilang ya Rahiim, Ya Rahiim, dibilang lagi tidak akan punya anak, dia bilang Ya Rahiim, Ya Rahiim. " " Wahai Musa ketahuilah sesungguhnya rahmatku mendahului takdir." Sehingga dengan rahmat Allah, Allah mengubah takdir nenek yang tadinya tidak akan punya anak menjadi punya anak.

Maka yakinlah, ketika berharap kepada Allah, Allah tidak akan mengecewakan hambanya.



Comments