Pengertian Auxiliary Verb dan Contohnya

Assalamualaikum Wr. Wb


Kali ini kita akan mengupas apa yang dimaksud dengan auxiliary verb
Teman - teman auxiliary verb adalah kata kerja yang mempertegas kata kerja utama atau dengan kata lain adalah kata kerja yang digunakan bersamaan dengan kata kerja utama.

Bisa disebut juga auxiliary verb merupakan kata kerja bantu.

Ada 5 tipe auxiliary verbs

1. Primary Auxiliary Verb
2. Modal Auxiliary Verb
3. Modal Phrase Auxiliary Verb
4. Modal Verb + Modal Phrase
5. Perfect Modal

Berikut ini Admin berikan contoh untuk tiap tiap tipe auxiliary verb.

1. Primary Auxiliary Verb

Pengertian Primary Auxiliary Verbs
Pada dasarnya yang dimaksud dengan primary auxiliary verb adalah kelompok kata kerja bantu yang tidak memiliki arti tersendiri namun membantu dalam pembentukan karakter tenses. Terdapat tiga kata kerja yang bisa disebut sebagai primary auxiliary verb, yaitu be beserta turunannya, have beserta turunannya, dan do beserta turunannya. Kalau dirinci, maka yang termasuk sebagai kata kerja bantu ini adalah sebagai berikut:

Verb1 (bare infinitive)Verb1 (additional infinitive)Verb2 (past)Verb3 (past participle)Verb.ing (present participle)
BeIs/am/areWas/wereBeenBeing
HaveHasHadHadHaving
DoDoesDidDoneDoing

Kata-kata kerja diatas cuman berasal dari tiga kata kerja saja lho, be, have, dan do saja, namun yang membuat banyak itu turunannya, dan turunannya itu juga dianggap sebagai primary auxiliary verb karena nanti akan digunakan pada tenses yang berbeda.

Contoh:
They are studying English right now.
I am studying right now.
She is reading a book right now.
Dina was watching TV.
We were watching TV.
I have visited Bali.
She has visited Bali.
They did not study last night.
They do not write a letter.
Mela does not often play piano.


Bisa diperhatikan ya, setelah kata be, have, dan do tidak diikuti dengan kata kerja utama, tapi diikuti adjective (kata sifat) atau noun (kata benda), jika demikian maka be, have, dan do ini sudah tidak bisa dianggap sebagai primary auxiliary verb, namun dianggap sebagai kata kerja utama karena dalam sebuah kalimat bahasa inggris haruslah terdapat kata kerja utama.
    yang termasuk dalam kategori ini adalah ( Be, Do, Have )
contoh :

Contoh:
She is beautiful.
I am Indonesian.
I was busy last night.
We did the test yesterday.
I have good news for you.


2. Modal Auxilary



Modal auxilary adalah kata kerja yang mengekpresikan kemampuan, keinginan, keharusan, kebutuhan dll.

Present Tense:

Can, may, will, shall, must, need, ought to, dare

Past Tense:

Could, might, should


Aturan penggunaan modal auxiliary:

1. Kata kerja tidak boleh ditambah dengan –s/es, jika terdapat modal auxiliary.

He can plays a game. (salah)

He can play a game. (benar)

Katty must writes a letter to her office right now. (salah)

Katty must write a letter to her office right now. (benar)


2. Antara kata modal auxiliary dengan kata kerja tidak boleh dihubungkan dengan “to”

They can to swim. (salah)

They can swim. (benar)


3. Jika modal auxiliary bentuk lampau maka kata kerja yang digunakan harus kata kerja bentuk pertama (infinitive).

They could kicked a big ball. (salah)

They could kick a big ball. (benar)


4. Kalimat tanya (interrogative sentence) dibentuk dengan menempatkan modal auxiliary di depan kalimat.

Can your father cook well?

Could you call him last night?

5. Kalimat menyangkal (negative sentence) dibentuk dengan menambahkan not sesudah modal auxiliary.

Would, must, can, need, could, should, dengan not sering ditulis dalam bentuk singkat (contraction form), yaitu shouldn’t, can’t, couldn’t, mustn’t, wouldn’t dan needn’t.

-will dan would biasanya disingkat menjadi ‘ll dan ‘d.

3. Modal Phrase auxiliary Verb




FungsiContoh Kalimat Phrasal Modal Verb
be supposed to, be to
expectation

Menyatakan harapan
you’re not supposed to say it to him
(kamu tidak diharapkan berkata itu padanya.)
The Students were to fill out all the boxes, but they left some box blank.
(Siswa - siswa diharapkan mengisi kotak - kotak, tetapi mereka meninggalakan beberapa kotak kosong.)
be able to (=can)
ability
Menyatakan kemampuan
The teacher is able to make the depressed student laugh and brighten their whole day.
(Guru itu bisa membuat murid yang depresi tertawa dan
menyemarakkan sepanjang hari mereka.)
be going to
plan

Menyatakan rencana di masa depan
I’m going to write an essay tomorrow.
(Saya membuat essay besok pagi.)
have to (=must), have got to
Phrasal modal ini untuk menyatakan keharusan (necessity, obligation). Have got to lebih kuat dari have to ~ strong obligation.have got to meet my mother because she has called me .
(Saya harus bertemu ibuku karena ia baru saja menelponku.)
Phrasal verb ini untuk menyatakan keyakinan yang kuat (strong
certain) bahwa tidak ada kemungkinan logis yang lain.
The little boy has to be at home alone because his parents is out of town.
(Anak kecil itu pasti di rumah sendirian karena orang tuanya keluar kota)
ought to
Phrasal verb ini untuk menyatakan kepastian (certainty). Range keyakinannya bisa sangat yakin (strong certain) atau tidak sangat yakin (not very certain) dimana ada kemungkinan lain tapi kira-kira inilah yang paling mungkin.He ought to go to his grandparent's house because he isn't at home recently.
(Dia pasti telah pergi ke rumah kakeknya karena dia tidak dirumah akhir - akhir ini)
recommendation/advice (saran, nasehat)You ought to meet him to solve your problem.
(Kamu sebaiknya bertemu dia untuk menyelesaikan masalahmu.)
used to
digunakan untuk menyatakanhabitual past action (kebiasaan di masa lalu)My mother used to water her flowers every morning and afternoon.
(Ibu saya biasa memberi menyiram bunganya setiap pagi dan sore hari.)
had better
recommendation/advice (saran, nasehat)You had better learn to respect the other.
(Kamu lebih baik belajar menghargai orang lain.)
would rather, would prefer
preference (pilihan, yang lebih disukai)would rather go to lake than go to forest.
(Saya lebih suka pergi ke danau daripada pergi ke hutan.)
would like to
digunakan untuk menyatakan keinginanWe would like to greet the president if he come to this island.
(Kita ingin menyapa presiden jika ia datang ke pulau ini.)
offer/invitation (tawaran/undangan)Would you like me to give you a hand?
(Apa kamu mau saya berikan bantuan?)
4. Modal Verb + Modal Phrase




Auxiliary verb gunanya adalah untuk memodifikasi makna dari main verb tersebut.


Modal verb dapat digolongkan menjadi single atau one-word modal (hanya terdiri dari satu kata) dan phrasal modal verb (umumnya dimulai dengan to be atau have dengan/tanpa diakhiri dengan preposition to).

Contoh One Word Modal Verb:

  • will
  • would
  • may
  • might
  • should
  • can
  • could
  • must

Contoh Phrasal Modal Verb:

  • be supposed to
  • be to
  • be able to
  • be going to
  • have to
  • ought to
  • would like to

Kombinasi One-Word dengan Phrasal Modal Verb

One-word modal verb dapat dikombinasikan dengan phrasal modal verb seperti sebagai berikut.
modal verb + phrasal modal verb

Contoh:

We need be able to swim so we can pass the exam .
(Kita membutuhkan bisa berenang agar bisa lulus ujian.)
antara phrasal modal pun dapat dikombinasikan:
phrasal modal + phrasal modal

Contoh:

She is going to have to make a choice.
(Dia akan harus membuat sebuah keputusan.)
namun tidak ada
modal verb + modal verb

Contoh:

You can must work harder.
juga tidak ada
phrasal modal verb + modal verb

Contoh:

You are able to must work harder.
5. Perfect Modal




    Perfect modal adalah modal yang diikuti kata kerja ke 3 past participle, fungsinya adalah untuk berbicara masa lampau

Penggunaan dan Contoh Kalimat Perfect Modal

Penggunaan Perfect ModalContoh Kalimat Perfect Modal

should have + past participle

Perfect modal ini digunakan ketika ingin membicarakan past event yang tidak terjadi tetapi seharusnya terjadi.
You should have recieved your refund by now.
(Kamu seharusnya sudah menerima pengembalian dana.)

could have + past participle

Perfect modal ini untuk membicarakan hal yang dapat dilakukan di masa lalu namun tidak dilakukan atau tidak berhasil dilakukan.
could have bought that car, but I prefered to save money and wait for the manual version.
(Saya dapat sudah membeli mobil itu, tapi saya pilih untuk menyimpan uang dan menunggu versi manualnya.)

would have + past participle

Formula ini untuk memberikan pernyataan tentang hal yang tidak terjadi.
He would have arrived earlier if he had taken a taxi.
(Dia akan tiba lebih awal jika dia naik taksi.)

might/may/could have + past participle

Perfect modal ini berguna untuk membicarakan kemungkinan di masa lampau
The traveler looks far from happy. He may have waited for his flight for hours.
(Pelancong itu kelihatan jauh dari bahagia. Dia mungkin telah menunggu penerbangannya selama berjam-jam.)

must have + past partciple

Perfect modal dengan must digunakan ketika merasa yakin akan suatu hal di masa lampau.
Someone must have used my email!
(Seseorang pasti telah menggunakan email saya!)

can’t have + past participle

Formula ini digunakan ketika kita merasa yakin bahwa sesuatu tidak terjadi di masa lampau.
can’t have signed the bad contract. I always read a contract carefully before signing it.
(Saya tidak pernah menandatangani kontrak buruk itu. Saya selalu membaca sebuah kontrak dengan hati-hati sebelum menandatanginya.)
Rerefensi

www.wordsmile.com

Comments