Assalamualaikum Wr Wb
Apakah yang dimaksud dengan phrasal verb?
Jadi teman KK, verb tidak harus hanya satu kata ( write, read, see ) tapi bisa juga berupa pharase atau gabungan kata kerja dan particle menjadi pharasal verb
contoh :
Please, get in to my car!
(silahkan masuk ke mobil saya !)
Pharasal verb dapat juga menjadi idiom yang artinya harus kita hafal karena sulit untuk di tebak
contoh :
The gas station has run out gasolin
( SPBU telah kehabisan bensin )
Particle(s) yang digunakan dapat berupa adverb dan/atau preposition. ini sering digunakan dalam berkomunikasi setiap hari.
Contoh phrasal verb
call on
go away
make up
stand up for
take off
Transitive dan Intransitive Phrasal Verb
Pharasal verb dapat memerlukan objek dan bisa tidak memerlukan objek. berikut penjelasan penggunaan atau grammar yang perlu dipejari agar tidak salah dalam penggunaanya.
Transitive Phrasal Verb
Ketika dalam suatu kalimat diikutu direct object. Jika object berupa object pronoun ( me, you, her, him, it, us, you, them ) maka phrasal verb tersebut harus dipisahkan ( separable ) antara kata kerja dan particlenya.
Contoh Kalimat Separable Phrasal Verb
1 You have to give away your cat.
[give (away)]= memberikan secara gratis]
2 You have to give your cat away.
(Kamu harus memberikan kucingmu.)
Sebagian frasa kata kerja yang lain tidak dapat dipisahkan (inseparable) antara kata kerja dengan particle-nya. Alasannya karena particle-nya dibutuhkan untuk membentuk makna idiom tertentu. Sehingga jika dipisahkan akan merubah makna. Sayangnya tidak ada aturan bagaimana menentukan suatu frasa merupakan inseparable. Solusi satu-satunya adalah menghapalkan frasa tersebut.
Contoh Kalimat Separable Phrasal Verb
1 He got in the car to test drive it. [enter= masuk]
(Dia masuk ke mobil untuk mengetes drive.)
2 I will look after your garden when you are in abroad. [look after= merawat]
(Saya akan merawat tamanmu ketika kamu di luar negeri.)
3 I couldn’t believe that they expected me to wait on them. [serve= melayani]
(Saya tidak dapat percaya bahwa mereka mengharapkan saya untuk melayani mereka.)
Adapula phrasal verb yang terdiri dari dua particle (three word phrasal verb).
Contoh Kalimat Three Word Phrasal Verb
1 I’m looking forward to seeing them. [expect = mengharapkan, menantikan]
(Saya sedang menantikan untuk bertemu dengan mereka.)
2 She couldn’t put up with his behavior any longer. [tolerate= mentolerir]
(Dia tidak dapat menolerir kelakuannya lebih lama lagi.)
Intransitive Phrasal Verb
Intransitive verb adalah kata pharasal verb yang tidak diikuti object. Jadi teman-teman KK frase ini senantiasa tidak dapat dipisahkan ( inseparable )
Contoh Kalimat Intransitive Phrasal Verb
1 I wake up at 4 am every day. [awaken = bangun]
(Saya bangun pukul 4 setiap hari.)
2 He wonder if he could go back to Myanmar. [return= kembali]
(Dia bertanya-tanya apakah dia bisa kembali ke Myanmar.)
3 She dressed up quickly and left for the party. [wear formal/fancy clothes= memakai pakaian formal/bagus]
(Dia berpakaian cepat dan pergi ke pesta.)
Berikut ini KK tambahkan beberapa pharasal dan artinya
Cheer up = Menghibur
Helena was feeling blue lately, so Amy cheered her up. (Helena sedang merasa sedih belakangan ini, maka Amy menghiburnya.)
Come in = Masuk
“Come in, I have something to show you!” said Riana to Jane. (“Masuklah, aku memiliki sesuatu untuk ditunjukkan padamu!” kata Riana pada Jane.)
Drop by = Mampir
Whenever possible, Daniel always drops by to meet his daughter at school (Bila memungkinkan, Daniel selalu mampir untuk menemui anak perempuannya di sekolah.)
Fall apart = Hancur, Cerai (berai)
No matter how many times they fight, Hans and Emily always try to avoid their marriage from falling apart. (Entah berapa kali mereka bertengkar, Hans dan Emily selalu berusaha mencegah pernikahan mereka dari perceraian.)
Fall down = Terjatuh
It was really embarrassing that I slipped on a banana peel then fell down. (Amat memalukan ketika aku terpeleset kulit pisang lalu terjatuh.)
Get up = Bangun, bangkit
Every day, my mother has to get up at 4 in the morning to go to the market. (Setiap pagi, ibuku harus bangun pukul empat pagi untuk pergi ke pasar.)
Give in = Mengalah
The reason why John broke up with Sarah is because he got tired of being the only one who always gave in. (Alasan mengapa John memutuskan hubungannya dengan Sarah adalah sebab ia lelah menjadi satu-satunya yang selalu mengalah.)
Give away = Membagikan, memberikan (secara cuma-cuma)
Maria just bought a new dress but it was too small for her, so she gave it away to a friend. (Maria baru saja membeli gaun baru, akan tetapi baju itu kekecilan; jadi ia memberikannya pada seorang teman.)
Give up = Menyerah
The reason why so many people succeed is because they never give up. (Alasan mengapa banyak orang sukses adalah sebab mereka tidak pernah menyerah.)
Hand in = Mengumpulkan
The students were so relieved that Mrs. Swanson forgot to ask them to hand in their assignment. Nobody had finished it. (Para murid merasa sangat lega Mrs. Swanson lupa meminta mereka mengumpulkan tugas mereka. Tidak ada seorangpun yang sudah menyelesaikannya.)
Hang out = Main, nongkrong
Ginny is not a kind of girl who hangs out with her friends at the mall, she prefers to read a book at home. (Ginny bukanlah tipe perempuan yang bermain-main dengan temannya di mall, dia lebih memilih membaca buku di rumah.)
Hang up = Menutup telepon
John told Riana that he missed her before he hung up. (John memberi tahu Riana bahwa ia merindukannya sebelum menutup telepon.)
Look for = Mencari
Diana was glad to find her ring inside her pocket—she had been looking for it for weeks. (Diana bahagia menemukan cincinnya di dalam saku—ia sudah mencari-carinya selama berminggu-minggu.)
Pass away = Meninggal
Sheila’s father had passed away when she was still 9 years old. (Ayah Sheila telah meninggal dunia ketika ia masih berusia sembilan tahun.)
Put on = Memakai (pakaian atau riasan)
Liana’s boyfriend always hates it when she puts on her red lipstick. (Pacar Liana selalu benci ketika ia memakai lipstik warna merah.)
Show off = Pamer, memamerkan
I know that Kelly is talented, but I never like it when she’s showing off. (Aku tahu bahwa Kelly berbakat, namun aku tidak pernah suka jika dia sedang pamer.)
Take off = Melepas
Tania has a terrible sight problem, thus she never takes off her glasses. She can’t see clearly. (Tania memiliki masalah penglihatan yang buruk, maka dari itu ia tidak pernah melepas kacamatanya. Ia tidak bisa melihat dengan jelas.)
Turn on, turn off = Menyalakan, mematikan
Before leaving the room, Jean always makes sure every light has been turned off. (Sebelum meninggalkan ruangan, Jean selalu memastikan setiap lampu sudah dimatikan.)
Turn around = Berputar, berbalik
Lily turned around because she heard someone call her name, but nobody was there. (Lily berbalik sebab mendengar seseorang memanggil namanya, namun tidak ada siapa-siapa di sana.)
Turn up, turn down = Mengeraskan, mengecilkan (volume suara)
“Please turn down the radio. I’m on the phone.” Julia said. (“Tolong kecilkan radionya. Aku sedang menelepon.” kata Julia.)
Work out = Berolah raga
Since I’m trying to lose some weight, I willl try to work out every morning. (Sebab aku sedang berusaha menurunkan berat badan, aku akan mencoba berolah raga setiap pagi.)
Berikut contoh phrasal verbs yang sering digunakan dalam konteks bisnis:
ZERO IN ON
Arti dari phrasal verbs di atas adalah “to focus solely on” atau sepenuhnya fokus pada satu hal. Contoh kalimat: “We can zero in on the candidates for this position during the interviews.”
WRITE UP
Bermakna menulis draft mentah baik di komputer maupun catatan sebelum membuat versi lengkap. Contoh kalimat: “After the meeting, please write up the minutes and email them to everyone so we know who will do which tasks this week.”
SHOP AROUND
Berarti membandingkan harga untuk kualitas sebuah barang dari berbagai sumber. Contoh kalimat: “Our usual supplier is expensive. Let’s shop around for a better price on the cases.”
RUN BY
Salah satu separable phrasal verbs yang berarti mendiskusikan dengan seseorang untuk tahu opininya. Contoh: “Please run it by Jack. He has done this type of project before and can let you know how it should look.”
DROP BY
Phrasal verb berikutnya berarti tiba-tiba berkunjung atau bertemu tanpa ada perjanjian sebelumnya. Contoh: “Drop by my office after the meeting so we can discuss this further.”
COME ACROSS
Bermakna menemukan tanpa sengaja. Contoh dalam kalimat: “If you come across my keys while you are in the pantry, please bring them to me.”
CALL BACK
Definisi dari phrasal verbs “call back” adalah menunggu respon lewat telepon atau to return a phone call. Contoh dalam kalimat: “I called him yesterday and am waiting for him to call back.”
ASK AROUND
Berarti menanyakan hal yang sama kepada banyak orang atau semacam survei. Contoh kalimat: “I will ask around to find out who wants to go to lunch together.”
THINK OVER
Phrasal verb yang satu ini juga merupakan separable phrasal verb dengan definisi mempertimbangkan atau consider. Contohnya dalam kalimat adalah: “We have several possible plans to think over. We need another day to consider them.”
FIGURE OUT
Phrasal verb berikutnya bermakna mencari tahu jawaban atau untuk memahami. Contohnya saat digunakan dalam kalimat adalah: “The solution isn’t clear to me right now. I will figure it out and give you the answer later.”
Referensi :
https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-phrasal-verbs
https://www.sederet.com/tutorial/daftar-phrasal-verbs-yang-sering-dipakai
Apakah yang dimaksud dengan phrasal verb?
![]() |
| pengertian verb phrase |
Jadi teman KK, verb tidak harus hanya satu kata ( write, read, see ) tapi bisa juga berupa pharase atau gabungan kata kerja dan particle menjadi pharasal verb
contoh :
Please, get in to my car!
(silahkan masuk ke mobil saya !)
Pharasal verb dapat juga menjadi idiom yang artinya harus kita hafal karena sulit untuk di tebak
contoh :
The gas station has run out gasolin
( SPBU telah kehabisan bensin )
Particle(s) yang digunakan dapat berupa adverb dan/atau preposition. ini sering digunakan dalam berkomunikasi setiap hari.
Contoh phrasal verb
call on
go away
make up
stand up for
take off
Transitive dan Intransitive Phrasal Verb
Pharasal verb dapat memerlukan objek dan bisa tidak memerlukan objek. berikut penjelasan penggunaan atau grammar yang perlu dipejari agar tidak salah dalam penggunaanya.
Transitive Phrasal Verb
Ketika dalam suatu kalimat diikutu direct object. Jika object berupa object pronoun ( me, you, her, him, it, us, you, them ) maka phrasal verb tersebut harus dipisahkan ( separable ) antara kata kerja dan particlenya.
Contoh Kalimat Separable Phrasal Verb
1 You have to give away your cat.
[give (away)]= memberikan secara gratis]
2 You have to give your cat away.
(Kamu harus memberikan kucingmu.)
Sebagian frasa kata kerja yang lain tidak dapat dipisahkan (inseparable) antara kata kerja dengan particle-nya. Alasannya karena particle-nya dibutuhkan untuk membentuk makna idiom tertentu. Sehingga jika dipisahkan akan merubah makna. Sayangnya tidak ada aturan bagaimana menentukan suatu frasa merupakan inseparable. Solusi satu-satunya adalah menghapalkan frasa tersebut.
Contoh Kalimat Separable Phrasal Verb
1 He got in the car to test drive it. [enter= masuk]
(Dia masuk ke mobil untuk mengetes drive.)
2 I will look after your garden when you are in abroad. [look after= merawat]
(Saya akan merawat tamanmu ketika kamu di luar negeri.)
3 I couldn’t believe that they expected me to wait on them. [serve= melayani]
(Saya tidak dapat percaya bahwa mereka mengharapkan saya untuk melayani mereka.)
Adapula phrasal verb yang terdiri dari dua particle (three word phrasal verb).
Contoh Kalimat Three Word Phrasal Verb
1 I’m looking forward to seeing them. [expect = mengharapkan, menantikan]
(Saya sedang menantikan untuk bertemu dengan mereka.)
2 She couldn’t put up with his behavior any longer. [tolerate= mentolerir]
(Dia tidak dapat menolerir kelakuannya lebih lama lagi.)
Intransitive Phrasal Verb
Intransitive verb adalah kata pharasal verb yang tidak diikuti object. Jadi teman-teman KK frase ini senantiasa tidak dapat dipisahkan ( inseparable )
Contoh Kalimat Intransitive Phrasal Verb
1 I wake up at 4 am every day. [awaken = bangun]
(Saya bangun pukul 4 setiap hari.)
2 He wonder if he could go back to Myanmar. [return= kembali]
(Dia bertanya-tanya apakah dia bisa kembali ke Myanmar.)
3 She dressed up quickly and left for the party. [wear formal/fancy clothes= memakai pakaian formal/bagus]
(Dia berpakaian cepat dan pergi ke pesta.)
Berikut ini KK tambahkan beberapa pharasal dan artinya
Cheer up = Menghibur
Helena was feeling blue lately, so Amy cheered her up. (Helena sedang merasa sedih belakangan ini, maka Amy menghiburnya.)
Come in = Masuk
“Come in, I have something to show you!” said Riana to Jane. (“Masuklah, aku memiliki sesuatu untuk ditunjukkan padamu!” kata Riana pada Jane.)
Drop by = Mampir
Whenever possible, Daniel always drops by to meet his daughter at school (Bila memungkinkan, Daniel selalu mampir untuk menemui anak perempuannya di sekolah.)
Fall apart = Hancur, Cerai (berai)
No matter how many times they fight, Hans and Emily always try to avoid their marriage from falling apart. (Entah berapa kali mereka bertengkar, Hans dan Emily selalu berusaha mencegah pernikahan mereka dari perceraian.)
Fall down = Terjatuh
It was really embarrassing that I slipped on a banana peel then fell down. (Amat memalukan ketika aku terpeleset kulit pisang lalu terjatuh.)
Get up = Bangun, bangkit
Every day, my mother has to get up at 4 in the morning to go to the market. (Setiap pagi, ibuku harus bangun pukul empat pagi untuk pergi ke pasar.)
Give in = Mengalah
The reason why John broke up with Sarah is because he got tired of being the only one who always gave in. (Alasan mengapa John memutuskan hubungannya dengan Sarah adalah sebab ia lelah menjadi satu-satunya yang selalu mengalah.)
Give away = Membagikan, memberikan (secara cuma-cuma)
Maria just bought a new dress but it was too small for her, so she gave it away to a friend. (Maria baru saja membeli gaun baru, akan tetapi baju itu kekecilan; jadi ia memberikannya pada seorang teman.)
Give up = Menyerah
The reason why so many people succeed is because they never give up. (Alasan mengapa banyak orang sukses adalah sebab mereka tidak pernah menyerah.)
Hand in = Mengumpulkan
The students were so relieved that Mrs. Swanson forgot to ask them to hand in their assignment. Nobody had finished it. (Para murid merasa sangat lega Mrs. Swanson lupa meminta mereka mengumpulkan tugas mereka. Tidak ada seorangpun yang sudah menyelesaikannya.)
Hang out = Main, nongkrong
Ginny is not a kind of girl who hangs out with her friends at the mall, she prefers to read a book at home. (Ginny bukanlah tipe perempuan yang bermain-main dengan temannya di mall, dia lebih memilih membaca buku di rumah.)
Hang up = Menutup telepon
John told Riana that he missed her before he hung up. (John memberi tahu Riana bahwa ia merindukannya sebelum menutup telepon.)
Look for = Mencari
Diana was glad to find her ring inside her pocket—she had been looking for it for weeks. (Diana bahagia menemukan cincinnya di dalam saku—ia sudah mencari-carinya selama berminggu-minggu.)
Pass away = Meninggal
Sheila’s father had passed away when she was still 9 years old. (Ayah Sheila telah meninggal dunia ketika ia masih berusia sembilan tahun.)
Put on = Memakai (pakaian atau riasan)
Liana’s boyfriend always hates it when she puts on her red lipstick. (Pacar Liana selalu benci ketika ia memakai lipstik warna merah.)
Show off = Pamer, memamerkan
I know that Kelly is talented, but I never like it when she’s showing off. (Aku tahu bahwa Kelly berbakat, namun aku tidak pernah suka jika dia sedang pamer.)
Take off = Melepas
Tania has a terrible sight problem, thus she never takes off her glasses. She can’t see clearly. (Tania memiliki masalah penglihatan yang buruk, maka dari itu ia tidak pernah melepas kacamatanya. Ia tidak bisa melihat dengan jelas.)
Turn on, turn off = Menyalakan, mematikan
Before leaving the room, Jean always makes sure every light has been turned off. (Sebelum meninggalkan ruangan, Jean selalu memastikan setiap lampu sudah dimatikan.)
Turn around = Berputar, berbalik
Lily turned around because she heard someone call her name, but nobody was there. (Lily berbalik sebab mendengar seseorang memanggil namanya, namun tidak ada siapa-siapa di sana.)
Turn up, turn down = Mengeraskan, mengecilkan (volume suara)
“Please turn down the radio. I’m on the phone.” Julia said. (“Tolong kecilkan radionya. Aku sedang menelepon.” kata Julia.)
Work out = Berolah raga
Since I’m trying to lose some weight, I willl try to work out every morning. (Sebab aku sedang berusaha menurunkan berat badan, aku akan mencoba berolah raga setiap pagi.)
Berikut contoh phrasal verbs yang sering digunakan dalam konteks bisnis:
ZERO IN ON
Arti dari phrasal verbs di atas adalah “to focus solely on” atau sepenuhnya fokus pada satu hal. Contoh kalimat: “We can zero in on the candidates for this position during the interviews.”
WRITE UP
Bermakna menulis draft mentah baik di komputer maupun catatan sebelum membuat versi lengkap. Contoh kalimat: “After the meeting, please write up the minutes and email them to everyone so we know who will do which tasks this week.”
SHOP AROUND
Berarti membandingkan harga untuk kualitas sebuah barang dari berbagai sumber. Contoh kalimat: “Our usual supplier is expensive. Let’s shop around for a better price on the cases.”
RUN BY
Salah satu separable phrasal verbs yang berarti mendiskusikan dengan seseorang untuk tahu opininya. Contoh: “Please run it by Jack. He has done this type of project before and can let you know how it should look.”
DROP BY
Phrasal verb berikutnya berarti tiba-tiba berkunjung atau bertemu tanpa ada perjanjian sebelumnya. Contoh: “Drop by my office after the meeting so we can discuss this further.”
COME ACROSS
Bermakna menemukan tanpa sengaja. Contoh dalam kalimat: “If you come across my keys while you are in the pantry, please bring them to me.”
CALL BACK
Definisi dari phrasal verbs “call back” adalah menunggu respon lewat telepon atau to return a phone call. Contoh dalam kalimat: “I called him yesterday and am waiting for him to call back.”
ASK AROUND
Berarti menanyakan hal yang sama kepada banyak orang atau semacam survei. Contoh kalimat: “I will ask around to find out who wants to go to lunch together.”
THINK OVER
Phrasal verb yang satu ini juga merupakan separable phrasal verb dengan definisi mempertimbangkan atau consider. Contohnya dalam kalimat adalah: “We have several possible plans to think over. We need another day to consider them.”
FIGURE OUT
Phrasal verb berikutnya bermakna mencari tahu jawaban atau untuk memahami. Contohnya saat digunakan dalam kalimat adalah: “The solution isn’t clear to me right now. I will figure it out and give you the answer later.”
Referensi :
https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-phrasal-verbs
https://www.sederet.com/tutorial/daftar-phrasal-verbs-yang-sering-dipakai

Comments
Post a Comment