Assalamualaikum wr.wb
Pengertian Linking Verb
Teman KK yang baik hati, linking verb adalah kata kerja yang menghubungkan antara subjek dan kalimatnya. Jadi fungsinya menghubungkan subjek dengan verb, noun, adjective, ataupun adverb, maupun subject complement.
Hal penting berikutnya teman-teman, linking verb tidak memerlukan object atau biasa disebut intransitive. Karena linking verb bisa berubah fungsi menjadi main verb jika ada objek setelah linking verb.
Contoh : I am playing guitar
am dikalimat tersebut berfungsi sebagai penghubung antara subjek ( I ) dengan kalimatnya ( playing guitar)
Jenis – Jenis Linking Verb
Linking Verb memiliki beberapa jenis yaitu sebagai berikut:
1. Verb of Sensation (look, sound, feel, taste, smell)
Yaitu kata kerja yang merujuk pada rasa atau sensasi
2. Verb of being (be, continue, act, grow, become, appear, remain, seem, prove, turn)
Yaitu verb yang merujuk pada proses atau menjadi.
3. Linking Verb be:
• present tense: am, is, are
• past tense: was, were
• present subjunctive dan imperative: be
Bentuk – Bentuk Linking Verb
1. Forms of “to be” (Bentuk “to be”)
Berikut adalah beberapa contoh Linking Verb yang berbentuk “to be”:
• Is
• Is being
• Am
• Are
• Are being
• Were
• Were being
• Was
• Was being
• Has been
• Have been
• Had been
• Will have been
• Would have been
• Might have been
2. Forms of “to become” (Bentuk “to become”)
Berikut adalah beberapa contoh Linking Verb yang bermakna “to become”:
• Become
• Becomes
• Became
• Have become
• Has become
• Had become
• Will become
• Will have become
• Would have become
3. Forms of “to seem” (Bentuk “to seem”)
Berikut adalah beberapa contoh Linking Verb yang bermakna “to seem”:
• Seem
• Seems
• Seeming
• Seemed
• Have seemed
• Has seemed
• Had seemed
• Will seem
Teman KK, berikut adalah tambahan kata kerja yang sering dijadikan linking verb. Contohnya adalah resultative verb. Kata kerja ini berhubungan dengan panca indra kata kerja ini sering digunakan dalam fungsi linking verb.
Contoh resultative verb
• Look
• Grow
• Get
• Sound
• Taste
• Remain
• Feel
• Prove
• Stay
• Turn
• Appear
• Smell
Contoh Kalimat Menggunakan Linking Verb of Sensation or Being
• Lisa and Andy are really excited about their promotions.
(Lisa dan Andy sangat gembira dengan promosi diri mereka)
• He appears very sad about the news he just heard.
(Dia terlihat sangat sedih mengenai berita yang baru didengarnya)
• The bread on the table smells rotten.
(Roti di atas meja berbau busuk)
• She turned red after tripping on the rug last night on the TV show.
(Dia menjadi malu setelah tersandung pada karpet kemarin malam di acara televisi)
• Your plan for spending the holiday in Bali sounds nice.
(Rencana kamu untuk menghabiskan liburan di pulau Bali terdengar bagus)
• You look really tired after doing many works in the company.
(Kamu terlihat sangat lelah setelah melakukan banyak tugas di perusahaan)
• She is always happy with you.
(Dia selalu senang bersamamu)
• Vira might have been worried thinking about you after the accident.
(Vira mungkin masih sedang cemas memikirkan tentang kamu setelah kecelakaan itu)
• Hani acted excited when her mom told her that they would go to Paris on holiday.
(Hani bertindak gembira ketika ibunya bilang kepadanya bahwa mereka akan pergi ke Paris pada saat liburan)
• The students fell silent when the teacher walked in the class.
(Para murid terdiam ketika guru berjalan ke dalam kelas)
• We need to work hard in order to make our dreams come true.
(Kita harus bekerja dengan giat untuk membuat mimpi kita menjadi kenyataan)
Referensi : https://www.kakakpintar.id/definisi-linking-verbs-fungsi-jenis-contoh-penggunaan-di-bahasa-inggris/
Pengertian Linking Verb
Teman KK yang baik hati, linking verb adalah kata kerja yang menghubungkan antara subjek dan kalimatnya. Jadi fungsinya menghubungkan subjek dengan verb, noun, adjective, ataupun adverb, maupun subject complement.
![]() |
| LINKING VERB |
Hal penting berikutnya teman-teman, linking verb tidak memerlukan object atau biasa disebut intransitive. Karena linking verb bisa berubah fungsi menjadi main verb jika ada objek setelah linking verb.
Contoh : I am playing guitar
am dikalimat tersebut berfungsi sebagai penghubung antara subjek ( I ) dengan kalimatnya ( playing guitar)
Jenis – Jenis Linking Verb
Linking Verb memiliki beberapa jenis yaitu sebagai berikut:
1. Verb of Sensation (look, sound, feel, taste, smell)
Yaitu kata kerja yang merujuk pada rasa atau sensasi
2. Verb of being (be, continue, act, grow, become, appear, remain, seem, prove, turn)
Yaitu verb yang merujuk pada proses atau menjadi.
3. Linking Verb be:
• present tense: am, is, are
• past tense: was, were
• present subjunctive dan imperative: be
Bentuk – Bentuk Linking Verb
1. Forms of “to be” (Bentuk “to be”)
Berikut adalah beberapa contoh Linking Verb yang berbentuk “to be”:
• Is
• Is being
• Am
• Are
• Are being
• Were
• Were being
• Was
• Was being
• Has been
• Have been
• Had been
• Will have been
• Would have been
• Might have been
2. Forms of “to become” (Bentuk “to become”)
Berikut adalah beberapa contoh Linking Verb yang bermakna “to become”:
• Become
• Becomes
• Became
• Have become
• Has become
• Had become
• Will become
• Will have become
• Would have become
3. Forms of “to seem” (Bentuk “to seem”)
Berikut adalah beberapa contoh Linking Verb yang bermakna “to seem”:
• Seem
• Seems
• Seeming
• Seemed
• Have seemed
• Has seemed
• Had seemed
• Will seem
Teman KK, berikut adalah tambahan kata kerja yang sering dijadikan linking verb. Contohnya adalah resultative verb. Kata kerja ini berhubungan dengan panca indra kata kerja ini sering digunakan dalam fungsi linking verb.
Contoh resultative verb
• Look
• Grow
• Get
• Sound
• Taste
• Remain
• Feel
• Prove
• Stay
• Turn
• Appear
• Smell
Contoh Kalimat Menggunakan Linking Verb of Sensation or Being
• Lisa and Andy are really excited about their promotions.
(Lisa dan Andy sangat gembira dengan promosi diri mereka)
• He appears very sad about the news he just heard.
(Dia terlihat sangat sedih mengenai berita yang baru didengarnya)
• The bread on the table smells rotten.
(Roti di atas meja berbau busuk)
• She turned red after tripping on the rug last night on the TV show.
(Dia menjadi malu setelah tersandung pada karpet kemarin malam di acara televisi)
• Your plan for spending the holiday in Bali sounds nice.
(Rencana kamu untuk menghabiskan liburan di pulau Bali terdengar bagus)
• You look really tired after doing many works in the company.
(Kamu terlihat sangat lelah setelah melakukan banyak tugas di perusahaan)
• She is always happy with you.
(Dia selalu senang bersamamu)
• Vira might have been worried thinking about you after the accident.
(Vira mungkin masih sedang cemas memikirkan tentang kamu setelah kecelakaan itu)
• Hani acted excited when her mom told her that they would go to Paris on holiday.
(Hani bertindak gembira ketika ibunya bilang kepadanya bahwa mereka akan pergi ke Paris pada saat liburan)
• The students fell silent when the teacher walked in the class.
(Para murid terdiam ketika guru berjalan ke dalam kelas)
• We need to work hard in order to make our dreams come true.
(Kita harus bekerja dengan giat untuk membuat mimpi kita menjadi kenyataan)
Referensi : https://www.kakakpintar.id/definisi-linking-verbs-fungsi-jenis-contoh-penggunaan-di-bahasa-inggris/

Comments
Post a Comment