Ada Hadiah Setelah Ujian yang Datang



www.kelaskita.online
Hadiah disetiap Ujian



kita coba Sadari kalau Allah menguji kita entah itu dengan disakiti sahabat, dizalimi teman, dirugikan orang lain. Sebelum kita mencari kambing hitam, nyalahin orang lain sebelum kita marah kepada orang lain, sebelum itu, marah dulu kepada diri kita ke atas dosa dan kesalahan kita yang baru saja kita lakukan atau yang kita lakuin dan belum belum pernah kita tinggalkan.


kita merasa banyak dosa di masa lalu sebelum kita Taubat, hijrah, berarti mungkin itulah alasan kenapa sekarang kita diuji setelah hijrah. Kenapa? kenapa harus jungkir balik setelah kita hijrah Kenapa harus sedikit berdarah darah.

Sadarkah kita temen - temen. mungkin itu syarat membersihkan dosa dosa kita yang telah lalu Supaya apa? supaya kalau kita pulang kepada Allah kita pulang dalam keadaan bersih dan itu pasti akan menjadi orang paling beruntung. Daripada nanti diberesin di akhirat mendingan di dunia kan.

 Soalnya kalo diberesin di akhirat itu lebih berat. Akhirat itu perlakuannya beda dengan di dunia. di akhirat ukurannya beda. Kalau ada orang yang merasa beruntung lolos dari hukuman dunia, karena dia pikir dia udah lolos dari hukuman Allah. Padahal tidak.

 Mending diselesaikan di dunia daripada nanti berlarut-larut. itu bahaya banget. kalau saya pribadi dan saya yakin teman-teman juga kayak gitu, nggak mau ada masalah di akhirat.

 Tidaklah Allah memberikan kepada kita ujian kecuali salah satu alasannya pengen menghapuskan dosa. kalau seorang hamba banyak dosa dan dia nggak cukup aman untuk meng kifarat dosa dosanya, Allah akan mengujinya dengan rasa sedih, dengan rasa kecewa, dengan rasa berat, sakit hati, untuk meng kifarat dosa dosanya.

 Itu yang kita bangun sehingga kalau ada masalah dengan orang lain, kita memperbaiki diri dulu bukan sibuk dengan kesalahan dia terus menerus yang gak mau kita maafin. Misalnya ada teman kita nih jadi clash sama kita, hal pertama yang kita bangun adalah bahwa kita punya banyak dosa. Tapi kan yang salah dia! Iya, tapi mungkin dia nggak akan jadi, nggak akan mengatakan kalimat itu, nggak akan bersikap kayak gitu, kalau kita nggak punya dosa. Allah sengaja memutus dia untuk menguji kita lewat kata-kata dan perilakunya karena kita punya dosa.
Jadi penyebab pertama di uji itu bukan teman kita yang salah, itu penyebab kedua. Emang biasa lah yang harus kita akui realistis dia salah, dia nggak pas, dia nggak bijak. Oke tapi yang mentakdirkan dia salah kepada kita, Allah Subhanahu ta'ala.

Kenapa? karena kita masih punya banyak dosa. Allah kirim kita ujian bisa manusia, bisa alam, bisa dalam diri kita sendiri. Itu semuanya adalah cara Allah untuk menguji kita dan membersihkan dosa dosa kita. di dalam hadits Bukhari mai yuridillahu bihi Khairan Siapa yang Allah pengen kasih dia kebaikan agama Allah akan buat dia mengerti halal dan haram itu berarti Allah sayang sama dia. ini kedua mirip redaksinya yuridillahu bihi Khairan, hadits Bukhari, siapa yang Allah pengen kasih dia kebaikan Allah kasih dia musibah atau ujian. kenapa bisa seperti itu? Inna maal Usri Yusro biasanya lewatnya kesusahan dulu kalau kalian pengen dapat keberuntungan. Biasanya dapatnya kerugian dulu.

Tapi keberuntungan dan kerugian ya pasti nggak sebanding keberuntungannya jauh lebih besar daripada kerugian-kerugian itu. Jadi kalau kita mau dapat kejutan dari Allah, Allah kasih kita DP. DP nya apa? ujian dp-nya, musibah dp-nya, rasa nggak nyaman.

Itu bibit bebet nggak apa apa. DP dari Allah terhadap hadiah-hadiah besar, yang Allah ingin ngasih ke kita setelahnya. Cuman banyak orang yang menolak DP ini.

 Sama kayak kita misalnya, kalau kita memberikan dia hadiah, kita kasih dia kejutan dulu. Lagi ulang tahun yg disiram air dulu setelah itu dikasih hadiah hadiah. nggak apa apa disiram air demi hadiah. Ya udah siramin lagi aja kalau setelahnya ada di hadiah. Yang kita nggak rela Kalau setelah disiram disuruh bersih-bersih sendirian, nggak dikasih apa-apa. Kan nggak rela tuh?

 Berarti ini bab iman, yakin nggak kalau Allah tetap ngasih hadiah. Kan sabar dan iman itu ternyata kembar kan. kalau kita Yakin Allah ngasih hadiah setelah ngasih kita DP. Ujiannya kita kan sabar, nggak papa deh ntar lagi mau dikasih hadiah. Digini-giniin juga nggak masalah, di bully di apain, biarin aja. ya Allah sabarkan hatiku entar lagi mau dikasih hadiah nih.

Ini mah yakin, tapi kalau kita nggak yakin, apa sih maunya Allah? gitu kan? Begitu kalimat ini keluar maka yang muncul setelah nya adalah mengeluh, berputus asa dan nggak akan sabar menghadapi ujian ujian.

Kata nabi Mayuri di lahu bihi Khairan, siapa ya Allah pengen kasih hadiah, siapa yang Allah pengen kasih kejutan, siapa yang Allah pengen kasih pertolongan, siapa ya Allah pengen kasih kebaikan, Allah kasih dia ujian. sehingga kalau kita lagi diuji yang kita lihat jangan ujiannya apa, tapi setelah itu akan ada hadiah. kejutan dari Allah. Inna maal Usri Yusro, dikasih kesusahan sedikit dikasih kemudahan yang banyak dikasih kesusahan sedikit dikasih kemudahan yang banyak. Ini yang kita coba bangun.

 Mengaduh itu manusiawi, sedih itu manusiawi, air mata Bahkan bukan hanya manusiawi itu Rahmat dari Allah. Orang yang gak bisa menangis itu yang bahaya. kalau kita masih bisa menangis berarti kita masih peka hatinya. bukankah anak kecil paling sering menangis karena hatinya peka.

Emangnya menangis dengan sabar itu bertolak belakang. Kan tidak. Tapi tetap sabar, yang hjalani aja terus, nangis nangis aja pakai emot nangisnya, emoticonnya juga nangis berderai-derai itu sampai matanya menggenang gitu kan Ya. bolehlah ,kecuali dia keluarkan kata-kata mengeluh baru dia disebut orang yang banyak mengeluh berputus asa.

Comments